Studium GeneralPendidikan Agana Islam dan Harmonisasi Sosial di Tengah Gelombang Disrupsi : Perspektif Sosiologi Agana Masa Kini. Oleh Prof. Dr. H. Nur Syam, M. Si

Madrasah Aliyah Nurul Amin


Kencong Sabtu 29 November 2025 Universitas Al- Falah As- Sunniyah Kencong Jember mengadakan Studium General yang luar biasa karena pemakalahnya di hadiri oleh Prof. Dr. H. Nur Syam, M. Si, beliau adalah Penasehat Kementrian Agama sekaligus Guru Besar Sosiologi pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya.

Rektor Universitas Al – Falah As- Sunniyah Kencong Jember Bapak Rijal Mumazziq Zionis, M. H. I dalam sambutannya menyampaikan bahwa Prof. Dr. H. Nur Syam, M. Si adalah termasuk dosennya yang paling Produktif menulis hingga karya tulisnya hampir 5 ribu karta tulis beliau yang selalu menanyakan mahasiswanya tentang produktifitas menulis yang menjadi inspirasinya untuk terus menulis”, dawuhnya.

” Mohon doanya kepada semuanya bahwa kedepan kami punya cita – cita untuk merintis Jurusan baru di program pasca yaitu Pendidikan Agama Islam Keluarga dan Program Doktor Pendidikan Agama Islam “, tambahnya.

Prof. Dr. H. Nur Syam, M. Si dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kita herus terus menulis dan terus melanjutkan pendidikan, terutama sebagai pimpinan itu wajib, gimana mau mendidik kalau kita sendiri tidak mau melanjutkan pendidikan. Jadi kita harus tetus meng ubdate pendidikan agar tidak ketinggal “, dawuhnya.

” Kita yang fokus dalam dunia pendidikan Islam, maka dituntut mampu membedakan karena pendidikan umum itu lebih mengedepankan dimensi Ainul Yakin, sedang Pendidikan Islam lebih mengedepankan dimensi Ilmu Yakin, sedang Pesantren lebih mengedepankan dimensi Haqqul Yakin “, imbuhnya.

” Pendidikan umum lebih mengedepankan kebenaran yang berbasis kebenaran Observasional atau kebenaran berbasis kebenaran inderawi, sedang Pendidikan Islam mengedepankan kebenaran berbasis aqliyah dan kebenaean ilmu pengetahuan , mengedepankan kebenaran berbasis empirik rasional, etika dan transendental atau keyakinan bahwa ada kebenaran ajaran Islam, sedangkan pendidikan Pesantren lebih mengedepankan pada dimensi kebenaran yang bersumber dari kebenaran Tuhan “, tambahnya.

Ustadz Su’udi, selaku Kepala MA Nurul Amin yang merupakan Peserta Studiun General ini betul – betul mendengarkan dengan seksama setiap kalimat yang di paparkan pemateri agar informasi yang sampai tidak sepotong – sepotong sehingga memahami perbedaan pendidikan betul – betul utuh.

Ustad Su’udi berharap kegiatan Studiun General serupa ini bisa terus di ikuti oleh semua pemikir pendidikan agar kita semua terus meng ubdate pengetahuan kita sebagai tambahan ilmu “, dawuhnya.

By. Admin

Bagikan:

Madrasah Aliyah Nurul Amin

MA Nurul Amin - Madrasah Aliyah berbasis Islam yang berkomitmen pada pendidikan memiliki siswa siswi yang berkualitas dan pembentukan akhlak mulia.

Tags

Baca Juga