NIAT

Madrasah Aliyah Nurul Amin

MA Nurul Amin Rojopolo
Senin, 24 Nopember 2025

Keinginan hati untuk melakukan suatu amalan, itulah makna dari pada niat, Niat merupakan perkara yang amat penting dalam Islam, Sampai-sampai Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengabarkan bahwa segala amal perbuatan itu tergatung pada niat, Seorang mendapatkan buah dari amalannya sesuai keadaan niat dalam hatinya. Dalam sebuah hadist yang masyhur, disampaikan oleh sahabat Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إنما الأ عمال بالنيات، وإنما لكل امرئ ما نوى

“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan”
(HR. Bukhari, Muslim)

Al-Hafidz Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah menyebutkan dalam kitab beliau Jami’ al-‘ulum wal hikam mengenai fungsi dari niat, bahwa ada dua fungsi niat, Membedakan antara satu ibadah dengan ibadah lainnya, atau membedakan antara ibadah dengan kebiasaan, Membedakan tujuan seseorang dalam beribadah, Jadi apakah seorang beribadah karena mengharap wajah Allah ataukah ia beribadah karena selain Allah.

Dan kita tahu bahwasannya Allah ta’ala tidak akan merima amalan seorang hamba melainkan yang dilakukan karena ikhlas mengharap keridhaan-Nya semata, Karena Allah ta’ala Maha Kaya, Dia tidak butuh persekutuan dalam peribadatan kepadaNya. Dalam sebuah hadits qudsi Allah ta’ala berfirman,

أَنَا أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنِ الشِّرْكِ مَنْ عَمِلَ عَمَلاً أَشْرَكَ فِيهِ مَعِى غَيْرِى تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ

“Aku sangat tidak butuh sekutu, siapa saja yang beramal menyekutukan sesuatu dengan-Ku, maka Aku akan meninggalkan dia dan syirknya”
(HR. Muslim)

Abdullah bin Mubarak rahimahullah mengatakan,

رب عمل صغير تعظمه النية، ورب عمل كبير تصغره النية

“Boleh jadi amalan yang sepele, menjadi besar pahalanya disebabkan karena niat, Dan boleh jadi amalan yang besar, menjadi kecil pahalanya karena niat”

Semakin murni keikhlasannya, semakin besar pahala yang akan ia dapat, Walau amalan yang ia lakukan ringan, Dan Semakin kecil kadar keikhlasan seorang hamba, walau amalan yang ia lakukan adalah amalan yang berpahala besar, namun bila keikhlasan dalam hatinya kecil, maka semakin kecil pula pahala yang ia peroleh.

Yahya bin Abi Katsir rahimahullah mengatakan,

تَعَلَّمُوا النِّيَّةَ فَإِنَّهَا أَبلَغُ مِنَ العَمَل

“Pelajarilah niat, karena ia lebih dahulu sampai di sisi Allah dari pada amalan”

Mutharrif bin Abdullah rahimahullah berkata,

صَلاَحُ القَلبِ بِصَلاَحِ العَمَلِ، وَ صَلاَحُ العَمَلِ بِصَلاَحِ النِّيَّة

“Baiknya hati adalah dengan baiknya amalan, Dan baiknya amalan adalah dengan baiknya niat”

Sufyan Ats Tsauri rahimahullah,

مَا عَالَجتُ شَيئًا أَشَدُّ عَليَّ مِن نِيَّتِي لأَنَّهَا تَتَقَلَّبُ عَليّ

“Tidak ada sesuatu yang paling berat untuk saya obati, kecuali masalah niatku, sebab ia senantiasa berbolak-balik dalam diriku”

Semoga bermanfaat..

by Sukar

Bagikan:

Madrasah Aliyah Nurul Amin

MA Nurul Amin - Madrasah Aliyah berbasis Islam yang berkomitmen pada pendidikan memiliki siswa siswi yang berkualitas dan pembentukan akhlak mulia.

Tags

Baca Juga