Kerinduan Dibalik Pondok Pesantren

Di balik pagar bambu dan bedug tua,
Ada rindu yang tak pernah pulang tepat waktu.
Ia tinggal di lipatan sarung santri,
Di sela-sela ayat yang dibaca setengah suara.

Aku rindu suara Ibu memanggil sahur,
Bukan ketukan Ustadz di pintu asrama.
Rindu nasi anget lauk tempe,
Bukan sayur bening yang dingin duluan.

Malam-malam di pondok panjang sekali,
Lampu 5 watt temani hafalan yang sering lupa.
Bantalnya tipis, tapi mimpi tentang rumah…
Selalu tebal dan membuat bantal basah.

Kupeluk kitab kuning sekuat-kuatnya,
Seakan dari kertasnya keluar bau rumah.
Kutulis nama Ayah di pinggir tafsir,
Lalu cepat-cepat kuhapus. Takut ketahuan kangen.

Katanya, menuntut ilmu itu jihad.
Katanya, rindu ini ditempa jadi pahala.
Tapi tidak ada yang bilang…
Bahwa kuatnya iman, kadang diuji air mata saat Maghrib.

Aku di sini belajar ikhlas,
Belajar jauh, belajar dewasa sebelum waktunya.
Karena dibalik pondok pesantren ini,
Ada anak yang merindukan rumah,

by Sulis Triya Ningsih

Bagikan:

Madrasah Aliyah Nurul Amin

MA Nurul Amin - Madrasah Aliyah berbasis Islam yang berkomitmen pada pendidikan memiliki siswa siswi yang berkualitas dan pembentukan akhlak mulia.

Tags

Baca Juga