Di ufuk barat, cahaya senja berpendar lirih,
menyapu langit dengan warna jingga yang tabah.
Awan-awan berarak seperti kenangan yang singgah,
diam, namun penuh kisah yang tak pernah habis.
Angin membawa bisik hari yang hampir usai,
menggugurkan lelah di bahu yang letih.
Sinar redup itu bukan tanda perpisahan,
melainkan janji bahwa gelap pun punya arti.
Di sela cahaya yang kian memudar,
tersembunyi harapan yang enggan pudar.
Senja mengajarkan satu hal sederhana:
bahwa indah tak harus lama,
cukup hadir… lalu membekas selamanya.
Karya Iftitah Desinta
Kelas XI A







