Rojopolo – Madrasah Aliyah (MA) Nurul Amin Rojopolo telah sukses melaksanakan hari terakhir Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat dari seluruh peserta didik.
Pada hari terakhir pelaksanaan ASAS, siswa mengikuti ujian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia. Seluruh peserta tampak serius dan fokus dalam mengerjakan soal sebagai bentuk evaluasi terhadap capaian pembelajaran selama satu semester.
Kepala MA Nurul Amin menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru pengawas, panitia, serta tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan ASAS dari hari pertama hingga hari terakhir. Kerja sama yang baik dari seluruh pihak menjadi faktor penting dalam terciptanya suasana ujian yang kondusif dan tertib.
Setelah seluruh rangkaian ASAS selesai dilaksanakan, kegiatan akademik di madrasah tetap berlanjut. Siswa yang pada hari-hari sebelumnya berhalangan hadir dan belum mengikuti ujian diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan sesuai dengan mata pelajaran yang belum mereka tempuh. Pelaksanaan ujian susulan ini bertujuan untuk memberikan hak yang sama kepada seluruh peserta didik dalam mengikuti proses penilaian semester.
Sementara itu, siswa yang telah menyelesaikan seluruh ujian mengikuti program remedial pada mata pelajaran tertentu sesuai hasil evaluasi yang diperoleh. Kegiatan remedial ini merupakan bentuk tindak lanjut pembelajaran untuk membantu siswa mencapai kompetensi yang diharapkan serta meningkatkan hasil belajar mereka.
Dengan berakhirnya pelaksanaan ASAS dan berlangsungnya kegiatan susulan serta remedial, diharapkan seluruh peserta didik dapat memperoleh hasil yang maksimal dan semakin termotivasi untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. MA Nurul Amin Rojopolo berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas demi mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
by Sintiya Nuriyanti







