Lumajang, 04 Februari 2026
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi memegang peranan krusial dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru. Salah satu fokus utama MGMP saat ini adalah beradaptasi dengan pendekatan kurikulum terbaru yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan emosional, salah satunya dikenal sebagai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) atau sering dikaitkan dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Melalui diskusi kelompok dan lokakarya, MGMP Ekonomi berperan aktif menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang tidak hanya berfokus pada kognitif, tetapi juga pada “penyentuhan hati” peserta didik.
Dalam kegiatan MGMP tersebut dihadiri oleh guru MA mata pelajaran ekonomi kabupaten Lumajang, salah satunya Guru Mata pelajaran Ekonomi yakni Ustadzah Nurul Istiqomah dari Lembaga MA. Nurul Amin Rojopolo ikut serta dalam kegiatan MGMP ekonomi tersebut.

Apa itu RPP Ekonomi Berbasis KBC? Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada pengembangan karakter dan nilai-nilai luhur, di mana cinta menjadi fundamental dalam proses belajar mengajar.
Dalam konteks mata pelajaran Ekonomi, RPP KBC menyatukan materi ekonomi (seperti lembaga jasa keuangan, badan usaha, atau perdagangan internasional) dengan nilai-nilai “Pancacinta”, yaitu:
- Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya: Memahami ekonomi syariah atau kejujuran dalam bertransaksi.
- Cinta Ilmu: Memahami konsep ekonomi secara mendalam (deep learning).
- Cinta Lingkungan: Membahas pembangunan ekonomi berkelanjutan.
- Cinta Diri dan Sesama: Mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan empati ekonomi.
- Cinta Tanah Air: Memahami peran ekonomi dalam kemakmuran bangsa.
Peran MGMP dalam Penyusunan RPP KBC MGMP Ekonomi menjadi wadah strategis bagi guru untuk bertukar pengalaman dan menyusun materi ajar, termasuk RPP KBC. Langkah-langkah yang dilakukan MGMP antara lain:
- Workshop dan Pelatihan: Pengurus MGMP mengadakan pelatihan tentang struktur RPP KBC, yang seringkali dipadukan dengan kurikulum merdeka.
- Analisis Materi: Guru-guru Ekonomi di MGMP bersama-sama memetakan materi ekonomi yang relevan dengan nilai-nilai KBC.
- Penyusunan Komponen RPP: MGMP membantu merumuskan tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran (pendahuluan, inti, penutup), dan evaluasi yang mencerminkan pendekatan berbasis cinta.
- Berbagi Modul (Sharing): Contoh modul atau RPP KBC yang telah dibuat, seperti pada materi Fase E, dibagikan untuk diimplementasikan di sekolah masing-masing.
Keunggulan RPP KBC dalam Pembelajaran Ekonomi RPP yang disusun melalui MGMP dengan pendekatan KBC memiliki beberapa keunggulan:
- Pembelajaran Bermakna (Deep Learning): Siswa tidak hanya menghafal rumus atau definisi ekonomi, tetapi memahami makna di balik fenomena ekonomi tersebut.
- Pendidikan Karakter: Materi ekonomi menjadi lebih humanis dan menyentuh aspek spiritual dan moral siswa.
- Interaktif dan Menyenangkan: RPP KBC mendorong metode diskusi, studi kasus, dan permainan yang membuat suasana kelas lebih hidup.
Kesimpulan Melalui MGMP, penyusunan perangkat pembelajaran RPP KBC menjadi lebih terstruktur dan aplikatif. Sinergi antar guru ekonomi di MGMP berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya mengasah otak (kognitif) tetapi juga menyentuh hati (karakter), sesuai dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta.
By. Nurul Istiqomah, S.Pd







