Diklat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC) Bagi Kepala Madrasah dan Kurikum di MA Bustanul Ulum Jatiroto 2026

Madrasah Aliyah Nurul Amin


Lumajang , Rabu 28 Januari 2026 Kelompok Kerja Madrasah Ailyah ( KKMA) Kabupaten Lumajang mengadakan Kegiatan Diklat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) di beberapa tempat, diantaranya di wilayah selatan bertempat di MA Hasyim Asy’ Ari Labruk, wilayah tengah di Miftahul Ulum Pulosari pada hari senin dan selasa tanggal 26 s/d 27 Januari 2026 , sedang Wilayah Timur bertempat di MA Bustanul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto , dan wilayah utara bertempat di MA Darul Ulum Klalah mulai hari rabu dan kamis tanggal 28 s/d 29 Januari 2026.

Kegiatan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah ( KKMA ) bersama yang diletakan di masing – masing wilayah ini bertujuan agar pelaksanaan dan kehadiran bisa lebih banyak dan maksimal karena yang diharuskan hadir adalah Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Bagian Kurikulum agar penerapan dan pengetahuan Kurikulum Berbasis Cinta bisa lebih maksimal karena penekanannya kepada materi dan praktek yang harus sama – sama jalan.

Dalam pengantarnya ummy Habibah memberikan pemahaman tentang Kurikulumn KBC ini agar Peserta tidak salah paham dalam memaknai Kurikulum Berbasis Cinta karena terkesan setiap pergantian Menteri pasti ada perubahan Kurikulum dawuhnya santai diawal sambutannya dalam menggiring meteri, sehingga peserta mudah memahaminya “..

” Ummy habibah memberikan pemahaman tentang Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC) secara umum merupakan sebuah kurikulum yang dirancang khusus dengan menitikberatkan pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis
pengalaman, serta perhatian mendalam terhadap aspek sosial dan emosional
dalam pendidikan, yang bertujuan untuk melahirkan siswa yang
humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan selalu mengedepankan cinta sebagai
prinsip dasar dalam kehidupan sehari hari “, tambahnya.

” Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah merupakan langkah
strategis dalam membentuk karakter murid yang berlandaskan kasih sayang,
kepedulian, dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Kurikulum ini
mengintegrasikan nilai-nilai cinta kepada Allah, Rasul, diri sendiri, sesama
(orang tua, guru, saudara, tetangga, teman), lingkungan, serta negara dan
bangsa dalam berbagai aspek pembelajaran. Dengan pendekatan, model, dan
strategi yang tepat, murid dapat menginternalisasi nilai-nilai cinta dalam
kehidupan sehari-hari “, imbuhnya beliau

” Sebagai institusi
yang mendidik generasi penerus bangsa, madrasah memiliki peran strategis
dalam membentuk karakter murid yang tidak hanya cerdas secara intelektual,
tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Salah satu aspek penting dalam
pembentukan karakter ini adalah mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai
cinta, baik sesama umat beragama atau antarumat beragama dalam kehidupan
sosial yang lebih luas “, lanjut beliau

” Keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta bergantung pada peran
aktif berbagai pihak, termasuk kepala madrasah, guru, orang tua, dan murid itu
sendiri. Monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala menjadi kunci
utama dalam memastikan efektivitas program serta menentukan langkah
perbaikan ke depan “, pungkasnya.

Semoga kegiatan pada hari ini bisa bermamafaat kepada Seluruh peserta dan kepada keberlanjutan Lembaga kedepan aamiin

By. Admin

Bagikan:

Madrasah Aliyah Nurul Amin

MA Nurul Amin - Madrasah Aliyah berbasis Islam yang berkomitmen pada pendidikan memiliki siswa siswi yang berkualitas dan pembentukan akhlak mulia.

Tags

Baca Juga