Menjemput Cahaya di Langit Tertinggi: Malam 27 Rajab ” Isra’ Mi’raj “
Malam Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa agung yang membuktikan kebesaran Allah dan kasih sayang-Nya kepada umat manusia. Dalam satu malam, Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra’), lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj).
Peristiwa ini terjadi saat Rasulullah SAW berada dalam masa sulit setelah kehilangan Khadijah RA dan Abu Thalib. Di tengah kesedihan dan ujian, Allah memberi penghiburan luar biasa melalui Isra’ Mi’raj, menunjukkan bahwa di balik kesulitan selalu ada harapan.
Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu, hadiah istimewa yang diberikan langsung oleh Allah. Hal ini menegaskan bahwa salat adalah ibadah paling penting bagi umat Islam.
Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa salat bukan sekadar kewajiban, tetapi tempat bersandar dan sumber ketenangan. Peringatannya hendaknya menjadi momen untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah, terutama dalam menjaga salat. Melalui peristiwa ini, kita diingatkan bahwa setiap ujian pasti ada jalan keluar, dan dengan iman serta ibadah yang kuat, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
by Hotimah







