MA Nurul Amin Rojopolo, Rabu, 23 September 2026
Shalat merupakan perkara yang agung dan seharusnya menjadi perhatian kaum muslimin dalam kehidupan sehari-hari, Akan tetapi, banyak di antara kaum muslimin yang melalaikannya, dan tidak mempedulikannya sama sekali, Mereka inilah yang telah menyia-nyiakan shalat.
Allah berfirman,
فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيّاً إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحاً فَأُوْلَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْئاً
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, Mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih, Maka, mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun”
(QS. Maryam : 59-60)
Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala mengancam orang-orang yang lalai dari ibadah shalat bahwa mereka akan ditimpa kecelakaan.
Allah berfirman,
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
“Maka, kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya”
(QS. Al-Ma’un : 4-5)
Allah berfirman,
مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ حَتَّى أَتَانَا الْيَقِينُ فَمَا تَنفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ
“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam (neraka) Saqar? Mereka (orang-orang kafir) menjawab, Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian”
(QS. Al-Mudatsir : 42-48)
Dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ، وَلَا بُرْهَانٌ، وَلَا نَجَاةٌ ، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ
“Barang siapa yang tidak menjaga shalat, maka dia tidak mendapatkan cahaya, tidak mendapatkan burhan (petunjuk), tidak mendapatkan keselamatan, dan di hari kiamat dia akan dikumpulkan bersama Qarun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf”
(HR. Ahmad, Ad-Darimi)
Shalat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat, Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ، فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ
“Hal pertama kali yang dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah shalatnya, Jika shalatnya baik, maka dia telah beruntung dan selamat, Dan jika shalatnya rusak, dia telah gagal dan merugi”
(HR. Tirmidzi, An-Nasa’i)
Semoga bermanfaat..
by Sukar







